Nasihat untuk Muslimah: Menjadi Wanita Paling Bahagia

  • 3 min read
  • Jun 01, 2020
IlustrasiILUSTRASI

Menjadi seorang wanita adalah suatu keistimewaan yang Allah berikan untuk kita, terutama terpilih menjadi seorang wanita Muslimah. Allah mengangkat derajat kaum wanita, tidak sebagaimana yang terjadi saat sebelum datangnya cahaya Islam, yang menjatuhkan marwah wanita.

Mengutip beberapa nasihat yang indah, dari buku terkenal dan best seller karya Dr.’Aidh Al-Qarni, ‘Menjadi Wanita Paling Bahagia’, marilah kita petik beberapa nasihat yang akan menjadikan kita seorang muslimah yang selalu bersyukur dan berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Terimalah apa yang diberikan Allah untukmu dengan senang hati

Alangkah santunnya perkataan Sayyidah Hajar ra., istri Nabi Ibrahim dan bunda Nabi Ismail, ketika mengejar suaminya, yang meninggalkan dirinya dan putranya di suatu lembah yang gersang dan tak berpenghuni.

Syahdan, perkataan lembut berikut ini terdengar berulangkali di telinga Ibrahim, “Wahai Kanda Ibrahim, hendak pergi kemanakah engkau hingga tega meninggalkan kami di lembah tanpa penghuni dan tidak ada apa-apanya ini?”

Namun, Ibrahim tidak menolehkan mukanya kepada istrinya sedikit pun. Maka Hajar bertanya lagi, “Apakah Allah yang memerintahkanmu melakukan hal itu?”. Ibrahim pun menjawab, “Ya!”

Hajar pun berkata, “Jika demikian, Dia tidak akan menyia-nyiakan kami”. Benar, Allah sekali-kali tidak akan pernah menyia-nyiakan hamba-Nya yang shalih.
Dalam surah Al-Kahfi ayat 80-81 misalnya, bukanlah Allah telah berfirman, “Dan adapun anak muda itu, maka keduanya adalah orang-orang mukmin, dan Kami khawatir bahwa dia akan mendorong kedua orang tuanya itu kepada kesesatan dan kekafiran. Dan Kami menghendaki, supaya Tuhan mereka mengganti bagi mereka dengan anak lain yang lebih baik kesuciannya dari anaknya itu dan lebih dalam kasih sayangnya (kepada ibu bapaknya).”

“Adapun dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang Ayahnya adalah seorang yang saleh, Maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu; dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemauanku sendiri. demikian itu adalah tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya”. (Surah Al-Kahfi: 82)

Maka, janganlah sekalipun berprasangka buruk kepada Allah, karena Allah paling berhak atas yang baik-baik.

Kunci-Kunci Keberhasilan

· Kunci kemuliaan adalah taat kepada Allah dan Rasul-Nya.

· Kunci rezeki adalah berusaha dengan diiringi istighfar dan ketaqwaan.

· Kunci surga adalah tauhid.

· Kunci iman adalah merenungkan ayat-ayat Allah dan makhluk-makhluk-Nya.

· Kunci kebaikan adalah kejujuran.

· Kunci kehidupan hati adalah merenungkan Al-Qur’an, berdo’a di malam hari, dan meninggalkan perbuatan dosa.

· Kunci ilmu pengetahuan adalah bertanya dan menyimak dengan baik.

· Kunci pertolongan dan keberhasilan adalah kesabaran.

· Kunci kebahagiaan adalah ketaqwaan.

· Kunci bertambahnya nikmat adalah bersyukur.

· Kunci rindu akhirat adalah menjaga jarak diri dari kenikmatan duniawi.

· Kunci agar permintaan dikabulkan adalah berdo’a.

Padamu terdapat kenikmatan yang melimpah

Saudariku…

Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, setelah cucuran air mata akan terbit sebuah senyuman, dan setelah malam ada siang. Atas izin Allah, awan kesedihan akan sirna, pekatnya malam akan tersingkap, segala bencana pasti berakhir, dan setiap masalah akan teratasi.

Ketahuilah, sesungguhnya engkau akan selalu mendapat balasan terbaik dari-Nya. Bila engkau seorang Ibu yang senantiasa mendidik anak-anakmu dengan baik dan benar, mereka kelak akan menjadi para pejuang, pembela, dan penegak agama Islam. Mereka juga akan selalu berdo’a untukmu dalam sujud dan ibadah-ibadah malam mereka. Adalah suatu kenikmatan yang luar biasa bila engkau menjadi seorang ibu yang penuh kasih sayang dan kelembutan.

Engkaupun harus bangga dan tersanjung, bahwa Ibu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok wanita yang berhasil menghadiahkan seorang pemimpin agung dan rasul mulia kepada segenap umat manusia.

Sesungguhnya engkau pun bisa menjadi seorang penyeru kepada jalan Allah bagi wanita-wanita lain sesamamu. Yakni, dengan perkataan yang sopan, pelajaran yang baik, pernyataan yang tegas lagi benar, pembantahan secara baik-baik, dialog secara santun, akhlak mulia, dan tingkah laku yang terpuji.

Sesungguhnya dakwah seorang wanita dengan akhlak mulia dan amal-amal shalehnya itu lebih efektif dari dakwah para orator dan guru. Berapa banyak wanita yang selalu tetap dikenang karena keteguhan agamanya, kesuciannya, hijabnya, akhlaknya yang baik, kebaikannya dalam bertetangga, dan ketaatannya pada suami. Bahkan, berapa banyak wanita yang keharuman kisah hidupnya terus dikenang, menjadi bahan nasihat di majelis-majelis taklim dan panutan yang selalu ingin ditiru oleh kaumnya.

Wallahu a’lam.

Sumber : Muslimahdaily.com

Judul :Nasihat untuk Muslimah: Menjadi Wanita Paling Bahagia

Link Berita : https://muslimahdaily.com/khazanah/muslim-digest/item/1245-nasihat-untuk-muslimah-menjadi-wanita-paling-bahagia.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *